FORM INFORMASI   |   KONTAK & LOKASI KAMPUS    
Kampus Beasiswa
STIE KASIH BANGSA
Beasiswa 100% s.d. Tamat Sarjana
 
 
 
 
MENGAPA PILIH KASIH BANGSA
PENDAFTARAN ONLINE
BEASISWA
ALUMNI
 
 
BERITA UMUM
 
 
Mendes Usul Alokasi Rp 100 Juta Per Desa untuk Bangun Sarana Olahraga
Update : 29-08-2018 | View  19
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, mengusulkan ada alokasi anggaran khusus untuk pembangunan sarana prasarana olahraga di pedesaan. Hal itu perlu dilakukan agar ada pembinaan olahraga yang baik di tingkat desa. 

"Sarana olahraga merupakan wadah untuk para generasi muda di desa bisa berkumpul dan berlatih olahraga sesuai dengan bakatnya masing-masing," ujar Eko usai menyaksikan final tunggal putra cabor bulutangkis Asian Games 2018 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (28/8/2018).

Eko juga menyarankan dalam merencanakan pembangunan sarana olahraga tersebut anggaran yang digunakan untuk pembangunan minimal Rp 50 juta hingga 100 juta. 

"Sudah ada sekitar 8.000 lebih sarana olahraga yang terbangun dari dana desa. Kita akan terus memantau setiap tahunnya agar pembangunan sarana olahraga bisa terus bertambah," tegas Eko.

Di kesempatan sama, Eko mengaku sangat bangga dengan perjuangan tim bulutangkis Indonesia yang bisa merebut emas. Indonesia berhasil menambah perolehan medali emas Asian Games 2018 dari cabang olahraga bulutangkis nomor tunggal putra dan ganda putra. Dia mengapresiasi prestasi yang berhasil diraih Jonatan Christie.

"Tidak mudah meraih emas di Asian Games ini. Alhamdulillah, kita berhasil menambah medali emas lagi dari cabor bulutangkis yang sempat menjadi cabor unggulan Indonesia dalam meraih medali," kata dia. 

Jonatan Christie berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia setelah menaklukkan pemain asal Chinese Taipei Chou Tien Chen dengan skor 21-18, 20-22, dan 21-15. Kemenangan Jonatan merupakan kemenangan dari nomor tunggal putra yang telah dinanti selama 12 tahun pasca kemenangan Taufik Hidayat pada Asian Games 2006 di Qatar.

Selain tunggal putra, pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo juga menambah perolehan medali emas setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam laga all final Indonesia bulutangkis Asian Games 2018. Kevin/Marcus menang 13-21, 21-17, dan 24-22.


Eko lantas berharap generasi muda yang tersebar di sejumlah desa bisa turut meraih prestasi dalam bidang olahraga. Oleh karena itu, ia kembali mengimbau seluruh aparatur desa untuk memanfaatkan penggunaan dana desa dengan membangun sarana olahraga di desa. 

Selain Eko, final tunggal putra cabor bulutangkis Asian Games 2018 juga turut disaksikan oleh Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, Kepala BIN Budi Gunawan, Menko Polhukam Wiranto, Jaksa Agung M Prasetyo, serta Menko PMK Puan Maharani. 
 
BERITA UMUM LAIN
 
     
Untitled Document
 
 
Untitled Document
Pengunjung Online : 1 Total Pengunjung : 54931
 
All Right Reserved © STIE Kasih Bangsa